Kampus merupakan tempat bagi mahasiswa untuk menimba ilmu.
Namun bagi mahasiswa yang kreatif, selain sebagai tempat menimba ilmu, kampus
juga menjadi tempat belajar membuka bisnis sampingan. Bahkan dapat digunakan
untuk merintis bisnis yang lebih serius, sebagai awal dari bisnis yang akan
ditekuni setelah lulus kuliah nantinya. Sudah banyak fakta yang
membuktikan bahwa kampus selain menjadi tempat belajar materi kuliah, juga
menjadi titik awal mahasiswa untuk merintis bisnis dari nol.
Pada umumnya kebanyakan anak muda masih bergantung pada
orangtuanya dalam hal keuangan , tetapi pada saat ini lebih banyak lagi anak
muda yang berani mencari pendapatannya sendiri dengan cara berwirausaha baik itu dalam bidang barang maupun jasa.
Ada banyak peluang bisnis yang
dapat dicoba mahasiswa, baik bisnis yang membutuhkan modal besar maupun yang
tidak memerlukan modal. Bisnis mahasiswa dapat berupa bisnis online maupun
bisnis yang dijalankan secara nyata. Misalnya membuat bisnis dengan keahliadan
hobi seperti Doodle.
Doodle, istilah tersebut mungkin pernah Anda dengar karena pernah
melihat sebuah gambar yang tidak terfokus, terkesan abstrak dan padat. Doodle
sendiri dapat dinikmati ketika seseorang mendekati gambar tersebut. Gambar
doodle kadang berisi makna kongkret biasanya, gambar Doodle
dikombinasikan dengan tipografi indah yang bertuliskan ucapan selamat kepada
seseorang. Dibuatkan bingkai lalu jadilah souvenir yang cocok dihadiahkan untuk
seseorang yang berulang tahun, menikah atau wisuda
Siapa sangka bila dari gambar doodle juga bisa menjadi bisnis
utama yang omzetnya mencapai jutaan rupiah setiap bulan. Caranya dengan
menkombinasikan gambar doodle ke berbagai bentuk seperti case handphone, kartu
ucapan berbentuk pop up card, kaos dan tumbler. Dengan menerapkan gambar pada
barang-barang tersebut, doodle menjadi tak sekadar hiasan tetapi juga mempunyai
nilai kegunaan yang tinggi.
Seperti salah satu doodler yang bernama Andi Gracia
Hutagalung , kerap kali di sapa “Andi” , seorang mahasiswa kehutanan dari
Universitas Sumatera Utara semester 6 (enam) tahun ini. Beliau mulai menyukai dan
mendalami seni doodle sejak ia semester 1 di bangku perkuliahan. Adapun yang
melatarbelakangi untuk memulai usahanya adalah mata kuliah yang ia masuki di
semester 2 (dua) , yaitu mata kuliah kewirausahaan. Beliau berfikir untuk
menggali potensi yang bisa ia pakai untuk memulai sebuah usaha dan menambah
uang pegangan untuk dirinya.
Andi menawarkan beberapa macam bentuk dalam produk nya,
beberapa diantaranya adalah Doodle Art Gifts, karya berupa siluweet objek dan
di berikan tambahan berupa karakter doodle didalamnya. Andi menyediakan produk
nya dalam 3 (tiga) jenis ukuran, kecil, sedang, besar dengan harga yang
pastinya pas dikantung khalayak.
Alat dan bahan yang ia butuhkan sangat sederhana, yaitu alat-alat kuliah yang biasa dimiliki mahasiswa seperti biasa yang ia manfaatkan untuk usahanya. Seperti Hand phone, laptop, printer, kertas gambar, drawing pen, pensil dan beberapa alat tulis lain. Dan ia mengerjakannya di kost-an/ rumah. Dalam 1 karya doodle andi dapat mengerjakannya dalam kurun waktu 2-4 hari.
Pemanfaatan Platform Media Online
Usaha doodle art yang dijalankan
oleh andi memanfaatkan Platform media online Instagram. ID akun instagram yang Andi gunakan ialah @agi_htg, ia memperkenalkan karya-karyanya melalui postingan di instagram baik foto maupun vidio singkat atau melalui layanan instagram yaitu instastory yang postingannya akan menghilang setelah 24 jam. Andi memilih Instagram
(Ig) dengan alasan ig adalah media sosial yang saat ini paling banyak di akses
oleh orang-orang dan mudah digunakan sehingga ia mudah untuk menjangkau para
konsumen. Dalam menjalankan usahanya andi dibantu oleh teman-teman yang secara sukarela untuk
mempromosikan karya doodlenya. Andi menerima pesanan setiap hari, namun apabila
pemesanan terlalu banyak dan aktivitas
kuliah yang padat ia akan menunda pemesanan. Konsumen dapat memesan dengan cara mengubungi DM atau personal
contact yang ada di halaman profil instagram miliknya (LINE, Whatsapp, E-mail).
Sampai saat ini omzet yang Andi
dapatkan paling tinggi dalam sebulan
mencapai 1,5jt. Pencapaian setiap bulan tidak selalu konsisten karena memang
kesibukan selain berwirausaha adalah kuliah. Kegiatan usaha yang Andi kerjakan
memakan waktu dalam proses nya. Sehingga kalau kegiatan kampus/organisasi
sedang padat. Pekerjaan akan dikesampingkan dan omset otomatis menurun.
Kelebihan :
1.
Unik dan belum banyak di Medan. Andi punya gaya sendiri dalam pengemasan karyanya.
2.
Customer dapat menentukan tema karya pesanannya, misalnya cinta, kebahagiaan,
kelulusan, dsb.
USAHA
DOODLE ART
Dosen
Penanggungjawab:
Dr.
Agus Purwoko, S.Hut., M.Si.
Oleh :
Lastiur
Eva Panggabean
181201084
HUT
2A
PROGRAM STUDI KEHUTANAN
FAKULTAS KEHUTANAN
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2019
KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kepada Tuhan yang Maha Esa, karena berkat dan kasih karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan tugas mata kuliah kewirausahaan ini dengan baik. Tugas yang berjudul “Usaha Doodle Art Andi” ini dimaksudkan untuk dapat memenuhi komponen penilaian pada Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan, Universitas Sumatera Utara.
Penulis mengucapkan terima kasih kepada dosen yang memberi tugas Dr. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si., karena telah memberikan materi dengan baik dan benar. Penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, saran dan kritik dari berbagai pihak dalam upaya untuk memperbaiki isi tugas ini akan sangat penulis hargai. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi siapapun yang membacanya.
Medan, Juni 2019
Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
Latar
Belakang
Berasal dari kata enterpteneur yang berarti
orang yang membeli barang dengan harga pasti meskipun orang itu belum
mengetahui berapa harga barang yang akan dijual. Wirausaha sering juga disebut
wiraswasta yang artinya sifat-sifat keberanian, keutamaan, keteladanan dalam
mengambil resiko yang bersumber pada kemampuan sendiri. Meski demikian
wirausaha dan wiraswasta sebenarnya memiliki arti yang berbeda . Wiraswasta
tidak memiliki visi pengembangan usaha sedangkan wirausaha mampu terus
berkembang dan mencoba usaha lainnya. Istilah lainnya yang semakna dengan
wirausaha adalah wiraswasta. Istilah wiraswasta lebih sering dipakai dan lebih
dikenal daripada wirausaha. Padahal, keduanya bermakna sama dan merupakan
padanan dari kata entrepreneur. Kata wiraswasta berasal dari gabungan
wira-swa-sta dalam bahasa sansekerta. Wira berarti utama, gagah, luhur, berani,
teladan, atau pejuang; swa berarti sendiri atau mandiri; sta berarti berdiri;
swasta berarti berdiri ditas kaki sendiri atau dengan kata lain berdiri di atas
kemampuan sendiri.
Sedangkan wirausahawan mengandung arti secara harfah, wira berarti berani dan usaha berarti daya upaya atau dengan kata lain wirausaha adalah kemampuan atau keberanian yang dimiliki oleh seseorang untuk melihat dan menilai kesempatan bisnis, mengumpulkan sumber daya yang dibutuhkan untuk mengambil tindakan yang tepat dan mengambil keuntungan dalam rangka meraih kesuksesan.
Sedangkan wirausahawan mengandung arti secara harfah, wira berarti berani dan usaha berarti daya upaya atau dengan kata lain wirausaha adalah kemampuan atau keberanian yang dimiliki oleh seseorang untuk melihat dan menilai kesempatan bisnis, mengumpulkan sumber daya yang dibutuhkan untuk mengambil tindakan yang tepat dan mengambil keuntungan dalam rangka meraih kesuksesan.
Dalam menjalankan suatu usaha (wirausaha)
seorang pelaku usaha harus memiliki :Skill (kemampuan) Seorang
pelaku usaha harus memiliki skill (kemampuan) untuk berwirausaha karena tanpa
skill (kemampuan) seorang pelaku usaha tidak akan mungkin bisa berwirausaha dan
skill (kemampuan) ini adalah modal utama yang harus dimiliki dalam
berwirausaha. Kedua tekad (kemauan), Apabila seorang pelaku
usaha telah mempunyai skill (kemampuan) tapi tanpa ada tekad (kemauan yang
kuat) untuk berwirausaha maka skill (kemampuan) berwirausaha itu akan sia-sia
karena tidak dapat tersalurkan. Ketiga modal, Modal merupakan aspek yang
sangat menunjang dalam hal memulai dan menjalankan suatu usaha disamping
mempunyai skill dan tekad. Ke empat Target dan Tujuan, Seorang
pelaku usaha apabila ingin menjalankan suatu usaha maka harus bisa menentukan
target dan tujuan pemasarannya. Karena apabila target dan tujuan tidak
direncanakan maka usaha yang dijalankan tidak mungkin dapat bertahan lama.
Salah
satu penyebab terjadinya keterpurukan ekonomi Indonesia secara global adalah
rendahnya minat usaha generasi muda Indonesia. Mayoritas anak muda Indonesia
mempunyai pikiran jika tealah selesai melaksanakan study, maka akan bekerja
diberbagai instansi, baik instansi pemerintah, BUMN dan pihak swasta lainnya.
Dan sangat rendah sekali mereka berminat menjadi seorang wirausahawan.
Kampus merupakan tempat bagi mahasiswa untuk menimba
ilmu. Namun bagi mahasiswa yang kreatif, selain sebagai tempat menimba ilmu,
kampus juga menjadi tempat belajar membuka bisnis sampingan. Bahkan dapat
digunakan untuk merintis bisnis yang lebih serius, sebagai awal dari bisnis
yang akan ditekuni setelah lulus kuliah nantinya. Sudah banyak fakta yang
membuktikan bahwa kampus selain menjadi tempat belajar materi kuliah, juga
menjadi titik awal mahasiswa untuk merintis bisnis dari nol.
Rumusan masalah
1. Bagaimana
sejarah usaha Doodle Art Andi?
2. Apa
saja paltform media online yang digunakan dalam mengenalkan usaha?
3. Apa
keunggulan dari Doodle Art Andi?
4. Apa
kendala yang dihadapi dalam menjalankan usaha?
Tujuan
Tujuan dari pembuatan makalah ini
adalah agar mahasiswa atau pembaca dapat mengetahui sejarah usaha Doodle Art
Andi, mengetahui platform media online yang dapat digunakan dalam berwirausaha,
serta keunggulan ataupun kendala yang dihadapi dalam berwirausaha.
BAB II
ISI
Sejarah
Usaha Doodle Art Andi
Pada umumnya kebanyakan anak
muda masih bergantung pada orangtuanya dalam hal keuangan , tetapi pada saat
ini lebih banyak lagi anak muda yang berani mencari pendapatannya sendiri
dengan cara berwirausaha baik itu dalam
bidang barang maupun jasa.
Ada banyak peluang bisnis yang dapat dicoba mahasiswa,
baik bisnis yang membutuhkan modal besar maupun yang tidak memerlukan modal.
Bisnis mahasiswa dapat berupa bisnis online maupun bisnis yang dijalankan
secara nyata. Misalnya membuat bisnis dengan keahliadan hobi seperti Doodle.
Doodle, istilah yang terdengar sebuah gambar
yang tidak terfokus, terkesan abstrak dan padat. Doodle sendiri dapat dinikmati
ketika seseorang mendekati gambar tersebut. Gambar doodle kadang berisi makna
kongkret biasanya, gambar Doodle dikombinasikan dengan tipografi indah
yang bertuliskan ucapan selamat kepada seseorang. Dibuatkan bingkai lalu
jadilah souvenir yang cocok dihadiahkan untuk seseorang yang berulang tahun,
menikah atau wisuda
Siapa sangka bila dari gambar doodle juga
bisa menjadi bisnis utama yang omzetnya mencapai jutaan rupiah setiap bulan.
Caranya dengan menkombinasikan gambar doodle ke berbagai bentuk seperti case
handphone, kartu ucapan berbentuk pop up card, kaos dan tumbler. Dengan
menerapkan gambar pada barang-barang tersebut, doodle menjadi tak sekadar
hiasan tetapi juga mempunyai nilai kegunaan yang tinggi.
Doodler yang bernama Andi Gracia Hutagalung
, kerap kali di sapa “Andi” , seorang mahasiswa kehutanan dari Universitas
Sumatera Utara semester 6 (enam) tahun ini. Beliau mulai menyukai dan mendalami
seni doodle sejak ia semester 1 di bangku perkuliahan . Adapun yang melatarbelakangi
untuk memulai usahanya adalah mata kuliah yang ia masuki di semester 2 (dua) ,
yaitu mata kuliah kewirausahaan. Beliau berfikir untuk menggali potensi yang
bisa ia pakai untuk memulai sebuah usaha dan menambah uang pegangan untuk
dirinya. ia memulai usahanya saat pertengahan semester 2 nya yaitu di tahun
2017.
Andi menawarkan beberapa macam bentuk dalam
produk nya, beberapa diantaranya adalah Doodle Art Gifts, karya berupa siluweet
objek dan di berikan tambahan berupa karakter doodle didalamnya. Andi
menyediakan produk nya dalam 3 (tiga) jenis ukuran, kecil, sedang, besar dengan
harga yang pastinya pas dikantung khalayak.
Alat
dan bahan yang ia butuhkan sangat sederhana, yaitu alat-alat kuliah yang biasa
dimiliki mahasiswa seperti biasa yang ia manfaatkan untuk usahanya. Seperti
Hand phone, laptop, printer, kertas gambar, drawing pen, pensil dan beberapa
alat tulis lain. Dan ia mengerjakannya di kost-an/ rumah. Dalam 1 karya doodle andi dapat
mengerjakannya dalam kurun waktu 2-4 hari.
Platform Media Online Usaha Doodle Art Andi
Usaha doodle
art yang dijalankan oleh andi memanfaatkan Platform media online Instagram.
Andi memilih Instagram (Ig) dengan alasan ig adalah media sosial yang saat ini
paling banyak di akses oleh orang-orang dan mudah digunakan sehingga ia mudah
untuk menjangkau para konsumen. Dalam menjalankan usahanya andi dibantu oleh teman-teman yang secara sukarela untuk
mempromosikan karya doodlenya. Andi menerima pesanan setiap hari, namun apabila
pemesanan terlalu banyak dan aktivitas
kuliah yang padat ia akan menunda pemesanan. Konsumen dapat memesan dengan cara mengubungi DM atau personal
contact yang ada di halaman profil instagram miliknya (LINE, Whatsapp, E-mail).
Sampai saat
ini omset yang Andi dapatkan paling
tinggi dalam sebulan mencapai 1,5jt. Pencapaian setiap bulan tidak selalu
konsisten karena memang kesibukan selain berwirausaha adalah kuliah. Kegiatan
usaha yang Andi kerjakan memakan waktu dalam proses nya. Sehingga kalau
kegiatan kampus/organisasi sedang padat. Pekerjaan akan dikesampingkan dan omset
otomatis menurun.
Kelebihan Dan
Kelemahan Usaha Doodle Art Andi
Kelebihan dalam usaha seni yang dijalankan
oleh andi unik, belum banyak di Medan. Dan andi punya gaya sendiri dalam
mengemas karyanya. Customer
juga dapat menentukan tema karya pesanannya, misalnya cinta, kebahagiaan,
kelulusan, dsb. Pengiriman dan pembuatan nya relative cepat.
Sedangkan kelemahan dalam usaha ini ialah
karena andi adalah seorang mahasiswa dan masih disibukan oleh tugas kuliahnya,
sehingga terkadang usaha yang ia jalani tertunda.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
1.
Dalam menjalankan suatu usaha
(wirausaha) seorang pelaku usaha harus memiliki skill, tekad, modal dan tujuan.
2.
Usaha yang di jalankan andi
dimulai sejak ia semester 2 yaitu tahun 2017.
3.
Andi menawarkan
beberapa macam bentuk dalam produk nya, beberapa diantaranya adalah Doodle Art
Gifts, karya berupa siluweet objek dan di berikan tambahan berupa karakter
doodle didalamnya.
4.
Usaha doodle art
yang dijalankan oleh andi memanfaatkan Platform media online Instagram.
5.
Kelebihan dalam
usaha seni yang dijalankan oleh andi unik, belum banyak di Medan. Dan andi punya
gaya sendiri dalam mengemas karyanya.
Saran
Dalam melakukan usaha sebaiknya kita
benar-benar memiliki skill, tekad, modal, dan tujuan sehingga tidak sulit kita
jatuh dalam berbagai masalah yang akan dihadapi. Dalam melakukan usaha jangan
ragu untuk memulainya, usaha tidak dibatasi oleh umur atau pendidikan.
Andi
berbagi sedikit motivasi inspiratif
untuk kita,
“Berkarya aja dulu, bagaimanapun karya kita
pasti ada yang suka.”
“Sukses butuh konsistensi. Semakin banyak
tenaga, materi dan pikiran yang kita keluarkan untuk kesuksesan maka kesuksesan
yang kita peroleh akan semakin banyak. Jangan malu karena bisnis mu kecil,
karena kamu adalah bosnya”.
Semoga
tulisan ini menginspirasi kita terlebih untuk pemuda, agar lebih percaya diri
terhadap potensi yang ia miliki dan berani untuk menyalurkannya.
Thank
you….
sumber :
1. Andi Gracia I. Hutagalung
2. https://elshinta.com/news/157447/2018/10/05/suka-buat-gambar-doodle-ambil-saja-sebagai-peluang-usaha




